RSS

Penambahan pintu perlintasan atau pelebaran jalan

10 Jun

Kepada Yth:

Direktur PT. KAI dan Gubernur DKI Jakarta

Selamat pagi, Pak.

Saya warga di Kecamatan Matraman, di Jalan Pisangan Baru Tengah. Saya adalah pecinta kereta api dan sangat senang sekali mengetahui bahwa jadwal komuter bertambah banyak, alhamdulillah. Saya tahu bahwa konsekwensinya adalah pintu perlintasan kereta api yang di dekat rumah saya akan sering tertutup demi keamanan semua pihak. Saya senang dan bersyukur dan tidak mengharapkan perubahan apapun dari segi jadwal kereta.

Tidak ada masalah sama sekali tentang penambahan jadwal itu, tapi sayangnya perangai warga Kecataman Matraman memang terbiasa tidak taat pada peraturan sehingga, seperti yang saya pernah tulis dalam email saya kepada Bapak Wakil Gubernur, jalan Kayumanis Barat yang sempit (Cuma dapat dilewati 2 mobil dg kecepatan 5km per jam) itu selalu parah karena banyaknya motor yang melawan arus meskipun sudah dipasangi rambu verboden. Saya sudah pernah menyampaikan hal ini kepada Pak Camat, tapi menurut beliau, pihak kepolisian juga tidak berkutik karena pihak kepolisian tidak tega (atau tidak berani?) menilang pengemudi sepeda motor yang melanggar marka verboden itu.

Sejak penambahan jadwal komuter, kemacetan bertambah parah. Saya lihat beberapa petugas sudah diturunkan, tapi apa daya jumlah pengemudi sepeda motornya banyak sekali, petugas yang kewalahan akhirnya menyerah, dan justru membantu pengemudi sepeda motor untuk melawan arus. Entah apakah petugasnya itu sebelum berdiri di posisinya sudah memeriksa rambu di sekitarnya sebelum bertugas, ataukah dia langsung mejeng saja tanpa memahami peraturan apa yang dia harus tegakkan.

Tadi pagi untuk jarak sekitar 200m, ditempuh dalam waktu 1 jam, Pak. Saya kesal bukan pada kereta api, tapi pada pengemudi sepeda motor. Saya tahu bahwa hal ini adalah karena mental sebagian pengemudi motor memang masih primitif. Apa boleh buat, pak. Sekarang kita sudah tahu bahwa yang diatur itu mentalnya begitu, kita sebagai yang lebih waras selayaknya mencari jalan keluar lain. Jalan keluarnya banyak, dan saya yakin bahwa Pak Ahok dan Pak Direktur KAI juga sudah tahu dan pasti dapat membantu. Saya Cuma mengingatkan saja bahwa pilihannya adalah sbb:

Pilihan Plus Minus
1 Melebarkan jalan Kayumanis barat dari Cuma 8m saat ini menjadi 40m seperti gambar di tata kota. Semua masalah kemacetan langsung lenyap 80%nya (yang karena mental, harus menunggu hingga generasi primitif ini meninggal semua). Lama dan mahal.
2. Menambah petugas dan menambah titik penugasan, bukan Cuma di di pintu perlintasan, tapi juga mencegah sejak beberapa titik sebelumnya. Cepat dan langsung terasa. Sayangnya petugasnya bekerja angin-anginan. Biasanya Cuma 2 hari, dan sayangnya mereka juga tidak paham rambu di sekitar wilayah yang mereka jaga.
Menambah pintu perlintasan, di jl. Kayumanis 4 baru, yang memang menurut gambar tata kota, akan diperlebar menjadi jalan 20m. Toh sekarang tempat itu sudah dijadikan pintu perlintasan tidak resmi oleh ratusan motor. Setengah cepat, dan akan mengurangi setengah masalah kemacetan. Saya tidak tahu apakah PT. KAI bersedia menambah pegawai untuk menjaga pintu perlintasan baru ini.
Saya sebaiknya pindah saja, jangan tinggal di sana. Langsung selesai semua masalahnya. Saya belum punya uangnya untuk pindah. Lagipula, berarti kan masalah kemacetan ini masih dialami puluhan ribu warga Kecamatan Matraman lainnya.

Menurut google, jarak antara pintu perlintasan yang sekarang di Jl. KHA Dahlan (titik A) dengan pintu baru yang disarankan di Kayumanis 4 Baru dekat Tegalan (titik B), adalah sekitar 800m.

pintu perlintasan

 

Saya tidak tahu apakah jarak segitu oke atau tidak oke menurut PT. KAI untuk membuka pintu perlintasan baru yang dijaga petugas. Tapi kalau tidak oke, jalan keluarnya tolong dibuatkan, pak. Saya tahu bahwa bapak-bapak sudah memikirikan hal ini. Surat ini Cuma untuk mengingatkan bapak-bapak bahwa jalan keluar atas masalah ini dibutuhkan segera.

Terimakasih banyak sebelumnya.

Semoga Jakarta makin manusiawi dan PT. KAI makin untung.

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 10 Juni 2014 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: